Thursday, June 7, 2012

Applying English Morning

Applying English Morning in A School. 
Written by Dewi Karunia Dina.

Description : Penerapan English Morning di Sekolah sebagai sarana peningkatan kualitas bahasa Inggris di lingkungan sekolah. 

Pendahuluan : Saat ini banyaknya tempat-tempat kursus yang bermunculan di sekitar kita, hal ini  merupakan tanda bahwa tingkat kebutuhan masyarakat terhadap bahasa asing semakin meningkat dan juga menandakan tidak berhasilnya pengajaran bahasa asing di sekolah.

Banyak siswa dan masyarakat umum yang belajar bahasa asing khususnya bahasa Inggris di berbagai tempat kursus, untuk dapat belajar bahasa Inggris mereka harus mengeluarkan dana lebih, bahkan ada sebagian orang yang rela jauh-jauh belajar hanya untuk bisa berbahasa Inggris.

Pada dasarnya belajar bahasa bukan tempat yang diutamakan tapi cukup dengan niat yang kuat, disiplin dan praktek saja, untuk apa kita bayar mahal dan jauh-jauh bahasa  tapi kita tidak mempraktekan apa yang sudah diajarkan ditempat kursus. Mungkin kebanyakan orang hanya belajar bahasa hanya untuk mengejar sertifikat saja yang di jadikan prasyarat melamar pekerjaan atau meneruskan pendidikan, padahal bahasa merupakan  sarana komunikasi yang harus di komunikasikan baik secara lisan ataupun tulisan.

Menurut penulis lingkungan yang paling efektif dalam belajar bahasa adalah Sekolah dan Rumah. Mengapa harus rumah dan sekolah? . Karena Interaksi dan komunikasi paling sering dilakukan di dua tempat tersebut maka Rumah dan Sekolah adalah tempat yang paling efektif dalm belajar bahasa, yang tentunya belajar bahasa dirumah dan sekolah harus didukung oleh semua komponen yang ada.

Seperti yang penulis ketahui dalam sistem pendidikan di pondok pesantren modern, bahasa asing digunakan sebagai bahasa pengantar kegiatan sehari - hari, bukan hanya dikelas tapi sampai di tempat tidurpun semua siswa atau dalam dunia pesantren disebut dengan santri harus menggunakan bahasa asing tersebut tanpa  terkecuali. Sistem pendidikan bahasa yang diterapkan di pesantren membuat para santrinya dapat mudah bercakap-cakap dengan bahasa asing seperti halnya bahasa sendiri.

Hal yang diterapkan di pesantren bisa juga di terapkan dalam pendidikan di dunia persekolahan umum, hal ini diharapkan agar siswa dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris secara lancar.

Penulis pernah mengemukakan tentang English In the School yang di dalamnya membahasa metode-metode pembelajaran bahasa Inggris di Sekolah, yang salah satu metodenya English Morning, disini penulis akan lebih memperjelas bagaimana mengaplikasikan English Morning.

English morning yaitu kegiatan berbahasa Inggris yang dilakukan beberapa menit sebelum kegiatan belajar mengajar di mulai. Sebelum memulai kegiatan ini ada beberapa syarat yang harus di penuhi terlebih dahulu, yaitu: 

a.    Niat yang kuat

Niat merupakan kunci awal dari suksesnya suatu kegiatan, maka dari itu niat haruslah kuat. Awal dari niat tersebut yaitu dengan membangun kesepakan antara semua komponen sekolah demi keberhasilan English Morning. 

b.    Disiplin

Dengan niat yang kuat saja belum cukup untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Niat yang kuat harus disertai dengan disiplin, dimana harus dibicarakan tindakan-tindakan yang akan di lakukan jika kedisiplinan siswa terbaik ataupun yang kurang. 

c.    Materi

Materi merupakan hal utama yang harus direncanakan, sebaiknya jangan memberikan materi yang dapat membebani siswa, berikan materi sesuai dengan tingkat kemampuan siswa dan yang ringan saja. 

d.    Metode

Metode yang diterapkan harus membuat siswa senang dan dapat menumbuhkan rasa ketertarikan dan kecintaan mereka terhadap bahasa Inggris yang nantinya diharapkan secara otomatis siswa mau mempraktekannya di rumah, sekolah dan tempat-tempat umum.

Catatan Admin Englishindo : Kendala yang harus dihadapi dalam English Morning adalah, jika pelajaran pertama di pagi hari adalah pelajaran selain bahasa Inggris maka hal ini tentu memaksa guru materi pelajaran lain, misalnya, guru pengampu pelajaran matematika, harus benar-benar ikhlas mengorbankan sedikit waktunya untuk bercakap cakap dalam bahasa Inggris. Memang, meningkatkan kualitas bahasa Inggris di sekolah butuh guru-guru yang siap berbahasa Inggris meski ia bukanlah pengampu pelajaran bahasa Inggris. Lalu, kalau pihak sekolah tidak siap akan cara ini, sampai kapan kualitas bahasa Inggris di sekolah bisa berkembang?

No comments:

Post a Comment